MAJT Semarang – Suasana sore di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), terasa berbeda. Ratusan jemaah memadati area ruang utama shalat MAJT untuk mengikuti Talkshow KURMA (Kupasan Ramadan Penuh Makna), sebuah forum kajian Ramadan yang menghadirkan Prof. Dr. KH. Ahmad Izzuddin, M. Ag (Sekretaris Bidang Ketakmiran MAJT) sebagai pembicara utama Kamis (19/2/2026).
Mengangkat tema yang memantik perhatian, “Penting Nih Puasanya 1 Hari, tapi Pahalanya Dobel”, Prof. Dr. KH Ahmad Izuddin, M.Ag mengajak umat Islam melihat Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum panen pahala yang luar biasa.
Menurutnya, satu hari puasa di bulan Ramadan memiliki nilai yang sangat istimewa “Puasa itu bukan hanya menahan lapar dan dahaga. Ia adalah latihan total menahan amarah, menjaga lisan, mengendalikan hawa nafsu, dan memperbanyak amal kebaikan setiap amal kebaikan yang dilakukan di bulan suci ini dilipatgandakan.,” tegasnya di hadapan jemaah yang menyimak dengan khusyuk menjelang waktu berbuka..
“Bayangkan, satu hari saja kita puasa dengan iman dan keikhlasan, pahalanya berlapis-lapis. Inilah yang saya sebut ‘double’,” ujarnya.
Kajian KURMA kali ini juga diikuti kalangan muda. Tampak hadir pelajar dan mahasiswa dari Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), santri Ponpes Life Skill Daarun Najaah, siswa SMA Negeri 3 Semarang, serta siswa SMK Negeri 4 Semarang.
Kehadiran mereka menambah semarak suasana, sekaligus menunjukkan antusiasme generasi muda dalam menyambut dan memaknai Ramadan secara lebih mendalam.
Dalam paparannya, Prof Izuddin juga menekankan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai madrasah kehidupan. Ia mengajak para pelajar dan mahasiswa untuk menjadikan puasa sebagai sarana membangun karakter disiplin, tangguh, dan berintegritas.
“Kalau sejak muda sudah terbiasa menahan diri dan memperbanyak amal, insyaallah akan tumbuh generasi yang kuat secara spiritual dan sosial,” pesannya.
Kegiatan yang berlangsung hangat dan komunikatif itu kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Menjelang azan magrib, jemaah tampak bersiap menikmati hidangan berbuka dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan.