MAJT Semarang – Pengelola Pelaksana Masjid Agung Jawa Tengah (PP MAJT) menggelar acara tasyakuran internal pada Senin, 21 September 2026 .
Menurut Sekretaris PP Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Drs. K.H. Muhyidin, M.A.g., acara ini diinisiasi oleh Ketua PP MAJT, Prof. Dr. K.H. Noor Achmad, M.A., sebagai bentuk rasa syukur atas capaian luar biasa salah satu imam muda andalan MAJT, Gus Faqih.
Gus Faqih yang memiliki nama lengkap Al-Hafidz Muhammad Abdul Faqih, AH, sukses mengharumkan nama Jawa Tengah setelah menyabet gelar Juara 1 pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat nasional untuk cabang Tafsir Al-Qur'an yang berakhir, Munggu, 20 September 2026, di Kita Semarang.
Keberhasilan ini menjadi catatan prestasi emas yang kian memperkuat posisi MAJT sebagai tempat bernaungnya para qari dan hafiz bereputasi
Dalam acara yang akan dihadiri oleh para imam masjid, muazin, segenap pengurus, serta jajaran sekretariat PP MAJT tersebut, Ketua PP MAJT Prof. Dr. K.H. Noor Achmad, M.A. akan menyampaikan apresiasi tertingginya.
Sementara itu, Gus Faqih juga akan menceritakan bagaimana perjalanan spiritual dan ketekunan dalam mendalami isi kandungan Al-Qur'an hingga akhirnya berhasil menjuarai cabang Tafsir Al-Qur'an tingkat nasional ini.
Profil Spesifik Muhammad Abdul Faqih Al-Hafidz (Gus Faqih)
Gus Faqih lahir pada tahun 1996 (saat ini berusia 30 tahun). Ia merupakan anak ketiga dari enam bersaudara dari pasangan KH. Muhammad Rifa'i dan Hj. Nurul Hidayah. Ia tumbuh dalam lingkungan keluarga santri di Dusun Krajan, Desa Lopait, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. Silsilah keluarganya juga tersambung ke garis ulama besar, di mana sang istri, Silviyana Wardatul Munawwiroh, merupakan bagian dari keluarga besar bani K.H. Muhammad Munawwir, pendiri Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak, Yogyakarta.
Pendidikan & Metode Hafalan: Sejak dini, Gus Faqih dididik langsung oleh ayahnya. Ia dianugerahi ketajaman ingatan dan mulai menghafal Al-Qur'an sejak usia 8 tahun, hingga akhirnya sukses khatam hafalan 30 juz pada usia 12 tahun.
Rekam Jejak Prestasi (Nasional & Internasional)
1. Gus Faqih memiliki rekam jejak panjang sebagai delegasi terbaik Indonesia di berbagai ajang:
2. Tahun 2015: Meraih Juara II Nasional pada ajang Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) Nasional di Jakarta.
3. Tahun 2016: Meraih Juara II Nasional pada ajang MTQ Nasional XXVI di Nusa Tenggara Barat (NTB).
4. Tahun 2017: Mengukir prestasi dunia dengan meraih Juara III tingkat Internasional pada ajang Musabaqah Raja Abdul Aziz Internasional bidang Hafalan 30 Juz yang digelar langsung di dalam Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi.
5. Tahun 2018: Sukses menyabet gelar Juara I tingkat ASEAN-Pasifik pada ajang Musabaqah Hafalan Alquran dan Hadits (MHQH) Pangeran Sultan bin Abdul Aziz.
6. Tahun 2026: Meraih Juara I Nasional cabang Tafsir Al-Qur'an*.Kini, selain berkhidmat sebagai salah satu dari empat Imam Utama bereputasi internasional di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Gus Faqih terus mendedikasikan waktunya untuk mengajar, membimbing santri, dan menjadi figur inspirasi syiar Al-Qur'an di Jawa Tengah