Author Archives: Humas MAJT

  • 0

Shalat Jumat di MAJT, Wapres Ma’ruf Amin Serahkan Bantuan dari Baznas RI untuk Microfinance Masjid

SEMARANG – Wakil Presiden, Dr (HC), KH Makruf Amin menyerahkan bantuan keuangan Microfinance Masjid dari Baznas RI untuk Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Penyerahan bantuan didampingi Ketua Baznas RI Prof Dr KH Noor Achmad MA, diterima oleh Sekretaris Pelaksana Pengelola MAJT Drs KH Muhyiddin MAg usai shalat Jumat di ruang utama MAJT, Jumat (18/11).

Dalam keterangan dari Ketua Baznas RI, menyampaikan bahwa bantuan keuangan Microfinance Masjid ini merupakan bentuk program pentasyarufan dari Baznas RI. Tahun ini mentasyarufkan kepada 22 masjid dari target semula hanya 20 masjid.

”Setiap masjid kami berikan dana sebesar Rp 100 juta untuk dikelola masjid, selanjutnya dana tersebut agar diberikan untuk bantuan modal kepada UMKM kecil di sekitar masjid, ” jelas Noor Achmad.

Sekretaris Pengelola MAJT, Muhyiddin mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Baznas RI memberikan amanahnya guna mendistribusikan dana microfinance masjid untuk UMKM ini kepada MAJT.

”Sebagai awalan dana ini akan kami distribusikan kepada 30 para pelaku UMKM di lingkungan MAJT. Pemberian bantuan modal usaha UMKM ini akan kami berikan melalui sistem modal bergulir. Para pelaku UMKM kurang lebih 30 orang akan diberikan modal dan mereka diminta untuk mengembalikan modal tersebut selama 10 bulan. Kemudian modal yang kembali tersebut diputarkan kepada penerima manfaat berikutnya,” ujar Muhyiddin.

Kerja sama antara Baznas RI dengan MAJT telah lama terjalin dengan pemberian mobil ambulans. Pentasyarufan  bantuan beasiswa kepada anak yatim, sapi kurban dll. ”Kami berharap amanah yang diberikan oleh Baznas RI ini dapat kami jalankan sesuai dengan peruntukannya,” katanya

Jadikan Pesantren Tahfidz Al-Quran MAJT Pilot Project

BAZNAS RI  juga berencana jadikan kerja sama MAJT dengan BAZNAS Jateng menjadi Pilot Project program BAZNAS RI. Dimana Pesantren Tahfidz Al-Quran MAJT-BAZNAS Jateng ini mendidik santri penghafal Al Quran dari berbagai Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah yang merupakan utusan dari masing Baznas kabupaten/ kota untuk dididik tidak hanya menghafal Al-Quran tetapi juga pengelolaan manajemen masjid serta menjadi Imam bagi masing – masing Masjid Agung di daerah masing- masing ketika mereka lulus dari Pesantren Tahfidz Al-Quran MAJT – BAZNAS Jateng ini.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

  • 0

Puncak Peringatan HSN 2022 di MAJT Lebih Semarak

SEMARANG – Momentum Hari Santri Nasional (HSN) adalah sangat penting bagi bangsa Indonesia. Sejak ditetapkan oleh Presiden Jokowi pada 22 Oktober 2015, pada hakikatnya adalah perjuangan santri yang dipimpin oleh para ulama dalam rangka usaha perjuangan mempertahankan NKRI yang merdeka dan berdaulat.

”Berbagai kegiatan telah dilakukan MAJT dalam rangka memperingati HSN 2022, di antaranya seminar entrepreneur pemberdayaan santri di era digital di TVKU, ziarah ke makam pejuang jihad fisabilillah Buntet Cirebon dan Pemalang, pengajian akbar dengan menghadirkan Wakil Ketua Umum PBNU, KH Zulfa Musthofa, dan puncaknya upacara HSN. Inilah sebagai bentuk menguri-uri budaya perjuangan para santri,” ujar KH Ali Mufiz saat menjadi inspektur upacara HSN di MAJT, Sabtu (22/10).

Sesepuh MAJT ini menambahkan, pendidikan para santri tidak dimiliki oleh sebagian kelompok yang lain, karena selain memperdalam agama anak-anak di pondok pesantren  ditempa untuk mengembangkan potensi diri yang berakhlak dan bermartabat.

”Begitu pentingnya perjuangan para ulama dan santri sejak tahun 1945, maka HSN ini menjadi sangat penting untuk diperingati. Itulah sebabnya MAJT melakukan berbagai kegiatan serangkaian HSN,” ujar KH Ali Mufiz.

Upacara Hari Santri Nasional 2022 di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) terasa lebih semarak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Berbagai atraksi yang mendebarkan dan menarik perhatian bisa disaksikan para peserta upacara usai pelaksanaan upacara HSN 2022 di halaman depan masjid kebanggaan warga Jateng tersebut.

Sejumlah atraksi diperankan oleh personel Patriot Garuda Nusantara (PGN), di antaranya menaiki tangga berjeruji samurai, menembak balon dan mengendarai motor dengan mata tertutup, menggulingkan badan di atas serpian kaca, atraksi personel PGN ditabrak motor besar, dan atraksi menarik lainnya.

Selain berbagai atraksi dari PGN juga digelar formasi baris berbaris yang diperankan oleh pasukan pengibar bendera dari Remaja Masjid Agung Jateng (RISMA JT), hiburan musik qasidah modern, dan marching band dari PGN.

Para santri peserta upacara HSN berasal dari berbagai pondok pesantren di Kota Semarang, di antaranya Ponpes Al Islah Mangkang, santri Life Skill Daarun Najaah, santri Asy Syarifah dan Futuhiyah Mranggen, santri Soko Tunggal, MTs Negeri 1 Semarang, MAN 2 Semarang, Banser NU, Pegawai MAJT, RISMA JT, PGN Jateng, FKPPI, anggota TNI dari Kodim 0733 Semarang, dan dua ponpes dari Wonosobo, yakni Miftahul Huda dan Nurul Chusna dari Wonosobo.

Selaku Komandan Upacara Ketua Umum PGN, Gus Iwan Cahyono mengakui, pelaksanaan uacara HSN di MAJT berjalan khidmat dan lebih semarak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. ”Alhamdulillah lancar, meski pada saat latihan terkendala cuaca karena belakangan ini  Semarang sering hujan,” ujar Gus Iwan.

Demikian juga H Istajib yang didapuk sebagai pembaca resolusi jihad. Dengan suara lantang penuh semangat sambil mengepalkan kedua tangan, pembacaan resolusi jihad mampu menggetarkan semangat para santri peserta upacara. ”Pembacaan resolusi jihad, tidak seperti membaca teks Pancasila, sehingga saya modifikasi biar lebih semangat,” ujar Istajib.

Ketua Pelaksana HSN MAJT, H Isdiyanto Isman menyampaikan terima kasih kepada para peserta upacara dari berbagai pondok pesantren di Kota Semarang dan Wonosobo. Pelaksanaan puncak HSN kali ini lebih disuguhkan lebih menarik dan full hiburan. ”HSN tahun 2022 ini sengaja dirancang semenarik mungkin, diharapkan bisa memberikan hiburan bagi para santri dan peserta upacara,” ujar Isdiyanto.

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

  • 0

KH Zulfa Musthofa: Santri Disiapkan Menjadi Generasi Bertaqwa dan Berakhlak

Tausiyah KH Zulfa Musthofa menjadi magnet bagi jamaah pengajian umum Masjid Agung Jawa Tengah. Wakil Ketua Umum PBNU ini menyebut bahwa keberadaan santri siap menjadi generasi bertaqwa dan berakhlak, sehingga menjadi orang yang siap pakai di masyarakat.

”Dari sifat kesehariannya maka ia jujur, ia amanah, ia tidak mau merugikan orang lain. Itu sesungguhnya santri dan santriwati itu Faqih dan Faqih itu adalah orang-orang yang keren sesungguhnya.  Bahasa saya selalu mengatakan istilah sholeh, maka pesantren disiapkan untu mencetak orang yang siap pakai di masyarakat,” ujar Wakil Ketua Umum PBNU, KH Zulfa Musthofa saat pengajian umum di MAJT, Jumat (21/10/2022).

Keponakan Wapres KH Ma’ruf Amin ini juga mengajak kepada para jamaah selalu bersyukur, karena Alhamdulillah ditakdirkan Allah menjadi orang Indonesia. Negeri kita Indonesia, ternyata banyak dikagumi oleh bangsa di negara lain, karena kesantunan dan akhlaknya.

”Kita orang Indonesia dicintai karena akhlaknya. Ketika kita harus bersyukur siapa pun kita yang barangkali dalam hidup ini pernah belajar di madrasah, kemudian pernah belajar di pesantren, maka kita harus bersyukur karena santri ini adalah satu entitas pelajar yang menurut saya mendapatkan dua hal sekaligus,” ujar KH Zulfa.

Dalam ceramah itu, KH Zulfa mengatakan, kita layak untuk bersyukur  dalam tiga hal. Pertama karena ditakdirkan cinta dan iman kepada Nabi Muhammad SAW. Kedua menikmati  syukur terhadap apa yang diberikan Allah, dan ketiga syukur atas pemberian akhlak yang baik. Bahkan taqwa dan akhlak menjadi hal yang membantu umat muslim masuk dalam surganya Allah SWT.

“Nabi Muhammad SAW pernah ditanya oleh sahabat, Apa yang paling banyak membuat manusia masuk dalam surga?” Dijawab, “Taqwa kepada Allah SWT dan berakhlak yang baik. Jadi dua hal ini adalah jalan kita paling cepat menuju surganya Allah SWT,” ujarnya.

Pengajian umum dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2022 dan Maulid Nabi tersebut dihadiri para jamaah yang datang dari berbagai penjuru kota di Jateng, di antaranya dari Wonosobo, Grobogan, dan sejumlah kota lainnya.

Kehadiran KH Zulfa Musthofa disambut Wakil Ketua PP MAJT, KH Hanif Ismail dan Sekretaris PP MAJT KH Muhyiddin, Ketua Panitia H Isdiyanto Isman, KH Eman Sulaiman, KH Nur Khoirin YD dan sejumlah pengurus lainnya.  Sebelum menyampaikan ceramah, KH Zulfa menyampaikan kitab Tuhfatul Qashi wa Dani dan Kitab Diqqat al-Qonnas Fi Fahmi Kalam al-Imam al-Syafi’i yang dikarang oleh KH Zulfa Mustofa. Dua kitab tersebut diserahkan kepada KH Hanif dan KH Muhyiddin.

Kitab ini merupakan nadzam yang menggambarkan serta menceritakan Syekh Nawawi Al-Bantani dan Keistimewaan-keunggulan Organisasi Nahdlatul Ulama yang dibungkus dalam bentuk bait-bait nadzam.

”Kitab Tuhfatul Qaashi wa Addaani tersebut merupakan kitab sederhana, namun layak untuk dibaca. Kitab ini menggunakan gaya klasik dan modern, sehingga menyesuaikan pembaca, karena menggunakan gaya klasik dan modern, semoga gampang dihafal oleh santri,” ujar KH Zulfa di ruang transit MAJT.

Masih terkait santri, Kiai Zulfa menambahkan, selama belajar di pesantren dan madrasah para santri pertama mendapat transfer ilmu dan wawasan, kedua mendapatkan transfer akhlak. Maka salah satu ciri utama santri, selain keilmuan agama adalah akhlaknya. Akhlak santri yang paling terlihat selain memang sopan santunnya adalah sesungguhnya rasa takutnya kepada Allah SWT.

Dia menambahkan sesuai data di Kemenag, saat ini Jumlah pesantren sekitar 34 ribu. Dari jumlah itu pesantren milik  Nahdlatul Ulama sebanyak 32 ribu. ”Jadi 90 persen lebih dimiliki oleh pesantren NU, ” ujarnya.

Lebih lengkap pengajian tersebut dapat disaksikan ulang dalam channel Youtube MAJT TV pada link berikut :

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

  • 0

Pengajian Akbar di MAJT, KH Zulfa Musthofa akan Beri Pencerahan Rohani

SEMARANG – Wakil Ketua Umum PBNU, KH Zulfa Musthofa, akan memberikan pencerahan rohani kepada masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya pada pengajian akbar usai shalat Jumat di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), pada Jumat besok (21/10/2022), pukul 13.00 WIB.

Kehadiran Wakil Ketua Umum PBNU tersebut diharapkan sebagai momentum istimewa menjelang peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2022. KH Zulfa Mustofa yang juga keponakan dari Wapres RI KH Ma’ruf Amin dan juga merupakan cucu kemenakan dari Syekh Nawawi Al Bantani akan menyampaikan tausiyah seputar keteladanan para santri.

Ketua Pelaksana Pengelola (PP) MAJT Prof Dr Noor Achmad MA didampingi Sekretaris Drs KH Muhyiddin, MAg dan Ketua Panitia Pelaksana H Isdiyanto mengajak masyarakat Kota Semarang untuk berbondong-bondong hadir mengikuti pengajian akbar tersebut.

Isdiyanto menambahkan, berbagai rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan HSN 2022 yang diselenggarakan MAJT, di antaranya seminar pemberdayaan santri di era digital yang telah sukses dilaksanakan di Studio TVKU beberapa waktu lalu, kemudian wisata religi dengan melakukan takziah ke makam Mbah Abbas Buntet Cirebon dan Syekh Maulana Syamsudin di Pemalang.

”Kegiatan yang tidak kalah penting dan menarik adalah pengajian akbar dengan menghadirkan Wakil Ketua Umum PBNU, KH Zulfa Musthofa usai Jumatan besok. Sedangkan puncaknya akan digelar upacara Hari Santri Nasional (HSN) di halaman Masjid Agung Jawa Tengah. Upacara HSN kali ini akan dikemas semeriah mungkin, seiring saat ini sudah melewati Pandemi Covid-19,” ujar Isdiyanto.

Menurut Isdiyanto, untuk meningkatkan grengseng puncak HSN di MAJT, panitia akan menghadirkan peserta upacara ratusan santri yang berasal dari 35 pondok pesantren di Jateng. Sedangkan peserta lainnya akan dihadiri unsur forkompimda Jateng, para pengurus MAJT, dan seluruh karyawan MAJT. ”Total peserta upacara HSN sekitar 900 orang,” ujar Isdiyanto.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

Testimonials

Kembalinya banda wakaf Masjid Besar Kauman Semarang menjadi momentum sejarah yang penting bagi masyarakat muslim Semarang. Momentum kembalinya banda wakaf tersebut menjadi titik klimaks perjuangan masyarakat muslim semarang dalam menyelesaikan masalah yang sebenarnya telah muncul sejak tahun 1980.Kembalinya banda wakaf Masjid Besar Kauman Semarang tersebut inilah yang menjadi latar belakang sejarah pendirian Masjid Agung Jawa Tengah.
DPP MAJTSAMBIREJO

Radio DAIS

052167
Users Today : 14
Users Yesterday : 75
This Month : 402
This Year : 7352
Total Users : 42167
Views Today : 26
Total views : 99651
Who's Online : 1
Your IP Address : 3.238.72.180
Server Time : 2022-12-10