Author Archives: admin

  • 0

Jalan Baru Menuju MAJT Dibuka

SEMARANG– Pengurus Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) membuka akses baru menuju area kompleks MAJT. Akses jalan baru tersebut berlokasi di Jalan Jolotundo, Kelurahan Siwalah, Gayamsari atau sebelah selatan area MAJT.

Sebelumnya kawasan MAJT hanya bisa melalui pintu utama dari Jalan Gajah Raya dan jalan di area relokasi Pasar Johar. Dengan diresmikannya jalan tersebut, jalan menuju MAJT menjadi tiga jalur.

Ketua Dewan Pelaksana Pengelola (DPP) MAJT, KH Dr Noor Akhmad mengatakan, dengan dibukanya Jalan Jolotundo menuju MAJT diharapkan akan mempermudah masyarakat untuk berkunjung ke masjid yang menjadi ikon Jawa Tengah itu. Dikatakan, bangunan MAJT menjadi percontohan masjid lainnya di Indonesia.

Keberadaan enam payung raksasa MAJTjuga dinilai mirip dengan payung raksasa Masjid Nabawi Madinah. “Kami berharap masyarakat semakin cinta dan bangga pada MAJT, karena keberadaannya seperti The Little of Makkah,” tutur Noor Akmad di sela-sela peresmian, Jumat (12/1).

Raker

Dia menjelaskan, selain memudahkan masyarakat, inti dari pembukaan jalur tersebut untuk meningkatkan gairah dakwah keislaman, khususnya di Jateng.

Selama ini minat masyarakat baik dari Kota Semarang maupun luar kota untuk berkunjung ke MAJT dari tahun ke tahun terus meningkat. Karena itu, diharapkan pembukaan akses baru tersebut berdampak positif, seperti mengurangi kemacetan.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh Kota Semarang dan Jawa Tengah, antara lain mantan Gubernur Bibit Waluyo, Ketua MUI Jateng KH Ahmad Darodji, Ketua Syuriah NU Kota Semarang KH Hanif Ismail, Lc, dan sejumlah tokoh lainnya.

Humas MAJT, Beny menambahkan, selain peresmian jalan baru Jolotundo, sejumlah kegiatan lain juga digelar pada hari yang sama, seperti Rapat Kerja MAJT 2018. Raker dilaksanakan setelah shalat Ashar di Aula Ki Ageng Pandanaran, Sekretariat MAJT.

Seluruh pengurus DPPMAJTdan jajaran dijadwalkan mengikuti acara tersebut. Tujuan rapat kerja agar program kerja MAJT ke depan berjalan dengan baik sesuai dengan keputusan yang disepekati bersama.

Selain peresmian akses jalan baru Jolotundo dan Raker MAJT 2018, ada kegiatan lain, yakni rapat internal panitia Audisi Duta Muda Antinarkoba Jawa Tengah untuk membahas persiapan Audisi Duta Muda Antinarkoba Jawa Tengah 2018.

Kegiatan ini diadakan oleh Gerakan Antinarkoba (Ganas Annar) Jateng bekerja sama dengan MAJT TV. Rencananya audisi Duta Muda Antinarkoba Jawa Tengah akan dilaksanakan pada 11 – 14 Februari di Convention Hall MAJT.(arw-27)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

  • 0

Sinergi Demi Kemajuan dan Pengembangan MAJT

Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) sudah dicanangkan untuk menggelorakan Islam rahmatan lil alamin, Islam nusantara, sebagai pusat religi, pusat ekonomi/bisnis syariah masyarakat Islam sekaligus pendidikan.

Sejak berdiri tahun 2004, oleh para pendiri, kawasan di sekitar MAJT diusulkan menjadi Kauman baru atau menjadi The Little Mecca. Pemikiran yang diharapkan segera menjadi kenyataan itu akan membuat lingkungan lebih semarak seperti di Makkah maupun Madinah.

Ketua Dewan Pelaksana Pengelola (DPP) MAJT, Prof Dr H Noor Ahmad MA mengatakan, rencana pelebaran kawasan termasuk infrastruktur seperti pelebaran jalan, toko pernak-pernik seperti di Saudi Arabia, akan didirikannya rumah sakit, merupakan upaya mengelola tanah wakaf banda Masjid Agung Semarang atau Masjid Kauman sebagai ”proyek Lillahi Taala”.

Untuk mewujudkan rencana tersebut, MAJT melakukan sinergi dengan berbagai pihak , salah satunya dengan Suara Merdeka. MAJT bekerjasama dengan Suara Merdeka berkomitmen memajukan kawasan MAJT. ‘’Komitmen bersinergi dengan Suara Merdeka ini penting untuk mengembangkan dan mengelola tanah wakaf utamanya MAJT ini. Dengan publikasi di media, masyarakat pun akan melihat sejauh mana perkembangan MAJT. Sehingga, sedekah, infak yang diberikan membuat makin meningkatkan kepercayaan,’’katanya, Senin (6/11) siang.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Suara Merdeka, Gunawan Permadi mengatakan, komitmen untuk bersinergi dengan MAJT dilakukan untuk mempererat hubungan Suara Merdeka sebagai perekat komunitas Jawa Tengah dan MAJT sebagai masjidnya Jawa Tengah.

Komitmen sinergi pengembangan kawasan sekitar MAJT ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding antara MAJT dengan Suara Merdeka oleh Prof Dr H Noor Ahmad MA dan Gunawan Permadi. Bahkan tidak hanya Suara Merdeka, tetapi ada Wawasan, Cempaka, suaramerdeka.com yang akan bersama-sama mendukung kemajuan permasjidan, khususnya MAJT sebagai little mecca, atau yang akan disebut dengan Kauman Baru.

Gunawan Permadi juga menyinggung, pihaknya juga telah berbincang dengan Wali Kota Hendrar Prihadi terkait sinergi untuk mengembangkan MAJT, dan mendapat sambutan baik. Wali kota pun berharap ada pertemuan stake holder, seperti Suara Merdeka, MAJT, pengusaha, dan tokoh masyarakat untuk membuat rumusan bersama MAJT ke depan. “Suara Merdeka akan all out untuk MAJT ke depan agar sinerginya makin erat,” tandasnya.

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

  • 0

H. Noor Achmad : Tolak Dakwah dengan Kekerasan

Dewan Pengurus Pengelola Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) mengajak masyarakat Jawa Tengah untuk tidak mengikuti pola dakwah yang mengedepankan cara radikal. Ajakan tersebut disampaikan Ketua DPP MAJT DR H Noor Achmad MA, pada peringatan tahun baru Islam 1439 Hijriyah di ruang utama shalat MAJT, Jumat (6/10) malam.

Menurutnya, MAJT sebagai masjid terkemuka di level internasional, semakin menjadi rujukan dan pusat studi banding berbagai negara, karena dikenal sebagai masjid yang memperkenalkan Islam rahmatan lil alamin. Islam wasatiyah yang mengedepankan keramahan, toleransi dan moderat.

“Saya mengajak masyarakat, jangan terpengaruh dengan aliran yang mengatasnamakan Islam, dan dakwah yang digunakan dengan cara kekerasan. Wajah Islam sesuai ahlussunnah wal jamaah itu tidak sedikitpun terdapat pola kekerasan dalam dakwahnya, sehingga konsep Islam Wasatiyah yang dikembangkan oleh Walisongo, inilah yang menjadimayoritas rakyat Indonesia beragama Islam, ”tutur Beliau.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI itu juga meminta, tahun baru Islam agar dijadikan momentum untuk bermuhasabah atau instrospeksi diri, mengevaluasi tahun lalu, baik dari segi ibadah maupun perilaku.

Gubernur Jateng dalam sambutan yang dibacakan Asisten I Sekda Jateng Eddy Joko Pramono, menyampaikan terima  kasih kepada masyarakat yang telah menjaga kondusifitas keamanan di provinsi ini sehingga terjaga dengan sebaik. Tanpa bantuan dan kerja sama dari masyarakat, tentu aparat tidak dapat maksimal dalam menjaga keamanan.

Semantara itu, pengasuh Ponpes Al Muhariyah Demak KH  Adib Zamroni dalam tausiahnya mengajak, di tahun baru Islam, umat Islam harus meningkatkan ibadah kepada Allah SWT dengan cara beristiqomah untuk meraih karamah. “Marilah kita saling menyayangi dan tidak melegalkan kekerasan dalam berdakwah,” katanya.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

  • 0

Pengajian TahunBaru 1439 Hijriyah

Ikutilah Pengajian dalam rangka peringatan tahun baru Islam 1439 H bersama KH. Adib Zamroni ( Pengasuh Ponpes Al Muhariyah Guntur-Demak)
Hari/Tanggal : Jum’at Wage, 6 Oktober 2017
Waktu : Pukul 19.30-selesai
Tempat : Ruang Utama Shalat MAJT

Ayoo ajak keluarga dan teman-teman, tambah ilmu dan tambah pahala.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

Testimonials

Kembalinya banda wakaf Masjid Besar Kauman Semarang menjadi momentum sejarah yang penting bagi masyarakat muslim Semarang. Momentum kembalinya banda wakaf tersebut menjadi titik klimaks perjuangan masyarakat muslim semarang dalam menyelesaikan masalah yang sebenarnya telah muncul sejak tahun 1980.Kembalinya banda wakaf Masjid Besar Kauman Semarang tersebut inilah yang menjadi latar belakang sejarah pendirian Masjid Agung Jawa Tengah.
DPP MAJTSAMBIREJO

Radio DAIS

052151
Users Today : 73
Users Yesterday : 47
This Month : 386
This Year : 7336
Total Users : 42151
Views Today : 172
Total views : 99622
Who's Online : 1
Your IP Address : 184.95.43.187
Server Time : 2022-12-09