LAZISMA MAJT Gulirkan Zakat Produktif Untuk Puluhan Pelaku Usaha di Demak

  • 0

LAZISMA MAJT Gulirkan Zakat Produktif Untuk Puluhan Pelaku Usaha di Demak

DEMAK – Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Masjid Agung Jawa Tengah (LAZISMA) kembali menggulirkan zakat produktif untuk para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berbasis masjid. Kali ini untuk para pelaku UMKM dan para pedagang di wilayah Demak, penyerahan dana produktif untuk para pelaku usaha dilakukan di serambi Masjid Baitul Muttaqin Desa Kembangan Kecamatan Bonang Kabupaten Demak, Sabtu (6/11).

Ketua LAZISMA, Dr. H. Wahab Zaenuri, MM menuturkan, kegiatan pembinaan dan pengguliran zakat produktif kali ini merupakan lanjutan dari kegiatan pengguliran zakat produktif yang dilakukan di aula serbaguna Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Sabtu, 16 Oktober 2021 lalu, dimana waktu itu ada 127 binaan yang mendapat kucuran modal dan total keseluruhan sekitar 125 juta, adapun masing-masing pelaku usaha mendapat bantuan modal variatif mulai 1,5 juta, 2 juta, 3 juta hingga 5 juta dengan disesuaikan kondisi usaha dan lama mereka berusaha “Hari ini, alhamdulillah kita bisa kembali menggulirkan zakat produktif untuk 20 pelaku usaha yang terbagi menjadi dua kelompok di wilayah Demak,” ucap Wahab usai penyerahan bantuan modal usaha di serambi Masjid setempat

Wahab berharap para pelaku usaha yang mendapat bantuan dana produktif ini, yang hari ini menjadi mustahik (Penerima zakat) kelak bisa menjadi Muzakki (Orang yang mengeluarkan zakat). “Bantuan ini pada hakikatnya digunakan untuk produktif, bukan konsumtif. Kita (LAZISMA, red) tidak minta biaya administrasi, margin, tidak minta keuntungan. Intinya mereka bisa kembangkan dan berdayakan, pada saatnya mengembalikan dan bisa digulirkan kepada yang lainya,” terangnya

Dosen UIN Walisongo Semarang ini juga menawarkan bantuan permodalan untuk peternakan, perikanan maupun pertanian pada sebuah kelompok (Komunitas). “Nanti bisa kita bantu pembinaan, kita datangkan tim dibidangnya, sampai kita bantu pemasaranya sehingga omzetnya bisa meningkat dan bisa mensejahterakan umat,” tegasnya

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Baitul Muttaqin Kembangan, Ustadz Mushonifin, M.Pd mengaku senang dan mengapresiasi program permodalan usaha dari LAZISMA tersebut. Ia menuturkan warga yang menerima benar-benar yang memiliki usaha, ada  yang toko, sembako, warung jajan (Makanan), penjual parfum dan lainya. “Saya berharap modal yang diterima ini benar-benar dikembangkan dan bisa bermanfaat untuk kedepanya, sehingga cita-cita mulya dari LAZISMA yang awalnya mereka dari mustahik menjadi muzakki benar-benar terwujud,” ungkapnya.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

Leave a Reply

Kategori

Testimonials

Kembalinya banda wakaf Masjid Besar Kauman Semarang menjadi momentum sejarah yang penting bagi masyarakat muslim Semarang. Momentum kembalinya banda wakaf tersebut menjadi titik klimaks perjuangan masyarakat muslim semarang dalam menyelesaikan masalah yang sebenarnya telah muncul sejak tahun 1980.Kembalinya banda wakaf Masjid Besar Kauman Semarang tersebut inilah yang menjadi latar belakang sejarah pendirian Masjid Agung Jawa Tengah.
DPP MAJTSAMBIREJO

Radio DAIS

049760
Users Today : 15
Users Yesterday : 22
This Month : 495
This Year : 4945
Total Users : 39760
Views Today : 25
Total views : 95153
Who's Online : 1
Your IP Address : 157.90.181.146
Server Time : 2022-09-23
0 0