Lebaran 1442 H, MAJT, MAS dan Masjid Simpanglima Gelar Sholat Id dengan Protokol Kesehatan

  • 0

Lebaran 1442 H, MAJT, MAS dan Masjid Simpanglima Gelar Sholat Id dengan Protokol Kesehatan

Di tengah pandemi Covid-19 tiga masjid besar di Kota Semarang berencana akan menyelanggarakan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1442H. TIga masjid yang dimaksud adalah Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Majid Baiturrohman Simpanglima Semarang dan Masjid Agung Semarang (MAS) Kauman Semarang. Namun sholat Idul Fitri di lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang dipastikan tidak ada, kemarin kemarin sebelum pandemic Covid-19 selalu dijadikan tempat untuk Sholat Idul Fitri.

Para pengurus tiga masjid tersebut, Senin siang (10/5/2021) telah melakukan rapat bersama di kantor Masjid Raya Baiturrahman, Simpanglima Semarang. Dari MAJT diwakili KH Muhyiddin dan Supriyanto, MAS Kauman diwakili Ir KH Khammad Maksum AlHafidz dan Masjid Baiturrohmah KH Muhaimin diwakili Dr KH Ahmad Darodji, Drs KH Anasom M.Hum dan Dr Multazam Ahmad. Hadir pada kesempatan itu Kasubag Umum dan Humas Kanwil Kemenag Jateng Afif Mundzir dan Ketua Komisi Fatwa MUI Drs KH Ahmad Hadlor Ihsan.

Dr KH Ahmad Darodji MSi yang juga Ketua Umum Pengurus YPKPI Masjid Raya Baiturrahman Jawa Tengah menjelaskan, tiga masjid sepakat akan memulai shalat Idul Fitri mulai pukul 06.45 WIB. Adapun harinya menunggu keputusan pemerintah yang baru akan melakukan sidang Isbat Selasa (11/5/2021)

Pelaksanaan ibadah salat Idul Fitri dilakukan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat, seperti semua jamaah wajib memakai masker, menjaga jarak di antara sesama jamaah dan melakukan cuci tangan saat baru tiba dan saat pulang dari masjid. Yang sedang tidak sehat disarankan untuk melaksanakan ibadah sendiri di rumah masing- masing.

‘Masjid hanya diisi setengah dari kapasiitas. Barisan shalat  (saf) dibuat renggang. Masjid juga menyediakan alat pendeteksi suhu badan, tempat cuci tangan serta sabun bagi jamaah, serta melakukan penyemprotan disinfektan sebelum dan sesudahnya,” kata Kiai Darodji.

Agar tidak terjadi kerumunan massa, kata Kiai Darodji yang juga Ketua MUI Jateng ini menghimbau agar seluruh masjid dan mushala menyelenggarakan shalat Id.

“Namun, agar menjaga protocol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak, dan jangan berkurumun. Usai sholat langsung pulang tanpa bersalaman,” kata dia.

Selain itu, untuk keamanan ketertiban, Kiai Darodji juga meminta agar takmir masjid berkoordinasi dengan kepolisian dan tim Gugus Tugas Covid-19.

“Kami ingin, semua jamaah tertib, karena mari taati protokol kesehatan yang sudah di tetapkan. Ini ikhtiar kita untuk mencegah penularan virus Corona,” tegasnya.

Adapun iman di Masjid Raya Baiturrahman adalah KH Zaenuri Ahmad Al-Hafidz dan khotib Dr KH Ahmad Darodji MSi. Di Masjid Agung Semarang (MAS) Kauman imam KH Hanief Ismail Lc dan khotib KH Abdul Rozaq AlHafidz MAg sedang di MAJT imam KH Ulil Abshor AlHafidz dan khotib Prof Dr H Noor Achmad MA

Sementara, Dr H Multazam menjelaskan Idul Fitri tahun ini Lapangan Pancasila Simpang Lima tidak digunakan, pelaksanaan shalat Id dipindahkan di dalam Masjid Raya Baiturrahman.

“Jamaah harus bawa masker, bawa sajadah, cuci tangan saat tiba di masjid. Dan juga  bawa kantong plastik atau tas dari rumah untuk tempat alas kaki masing-masing demi keamanan dan menjaga kesucian masjid,” kata Multazam.

Ketua Yayasan Badan Pengelola Masjid Agung Semarang Ir KH Khammad Maksum, mengatakan pihaknya menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat bagi jamaah. Pembagian zakat fitrah juga dilakukan oleh panitia dari rumah ke rumah supaya tidak terjadi kerumunan orang.

Adapun Sekretaris Pelaksana Pengelola MAJT Drs KH Muhyiddin MAg mengatakan, kapasitas  MAJT yakni ruang utama dan hal plaza (bawah payung raksasa) saat kondisi normal bisa menampung 8 ribu orang, namun Covid-19, dibatasi hanya sepertiganya saja, yakni 2,5 ribu sampai tiga ribu orang. Jamaah juga wajib pakai masker, bawa sajadah sendiri, dan cuci tangan dengan sabun saat datang atau pulang dari masjid.  Jamaah juga akan dites suhu badannya saat  masuk masjid.

Berikut Nama Khotib, Tempat dan Imam Sholat Idul Fitri 1442 H di Kota Semarang
1. Dr KH Ahmad Darodji MSi, Masjid Raya Baiturrahman, Simpanglima Semarang khatib, Imam KH Zaenuri Ahmad Al-Hafidz
2. Prof Dr Noor Ahmad MA, Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Jl Gajahraya Semarang khatib, imam KH Ulil Abshor Al-Hafidz
3. Imam KH Hanief Ismail Lc dan khatib KH Abdul Rozaq Al Hafidz, Masjid Agung Semarang (MAS) Kauman

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

Leave a Reply

Testimonials

Kembalinya banda wakaf Masjid Besar Kauman Semarang menjadi momentum sejarah yang penting bagi masyarakat muslim Semarang. Momentum kembalinya banda wakaf tersebut menjadi titik klimaks perjuangan masyarakat muslim semarang dalam menyelesaikan masalah yang sebenarnya telah muncul sejak tahun 1980.Kembalinya banda wakaf Masjid Besar Kauman Semarang tersebut inilah yang menjadi latar belakang sejarah pendirian Masjid Agung Jawa Tengah.
DPP MAJTSAMBIREJO

Radio DAIS

051774
Users Today : 9
Users Yesterday : 0
This Month : 9
This Year : 6959
Total Users : 41774
Views Today : 18
Total views : 98827
Who's Online : 1
Your IP Address : 44.210.85.190
Server Time : 2022-12-01
0 0