Patuhi Edaran Gubernur, MAJT Semarang Batasi Jam Kunjung Jamaah dan Tutup Menara Al Husna

  • 0

Patuhi Edaran Gubernur, MAJT Semarang Batasi Jam Kunjung Jamaah dan Tutup Menara Al Husna

SEMARANG – Tindak lanjut Surat Edaran Gubernur Jateng Nomor 443.5/0001933 tertanggal 2 Februari 2021 tentang “Jateng Dirumah Saja”, tanggal 6-7 Februari besuk, Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) di Jalan Gajah Raya Gayamsari Semarang laksanakan pembatasan kunjungan bagi pengunjung yang tidak berkepentingan melaksanakan ibadah. Pengelola juga akan menutup Menara Al Husna dan Museum Perkembangan Islam Jawa Tengah.

Drs. KH. Muhyiddin, M.Ag selaku Kepala Kantor Sekretariat MAJT dalam keterangan persnya menyatakan MAJT akan patuh pada edaran Gubernur tersebut. Pembatasan kegiatan di MAJT ini sebagai bentuk kepedulian untuk pencegahan penyebaran Covid – 19 di Jawa Tengah.
“Untuk kegiatan ibadah di MAJT tetap dilaksanakan dengan penerapan Protokol kesehatan, namun jam buka di kompleks MAJT dibatasi,” kata Muhyiddin Jumat (5/2/2021)

Menurut Sekretaris Pelaksana Pengelola MAJT ini, jam buka pengunjung juga dibatasi. MAJT hanya dibuka menjelang waktu sholat Rawathib (5 waktu) dan akan ditutup beberapa saat setelah sholat jamaah usai dilakukan.
Gerbang MAJT akan dibuka untuk jamaah sholat pada jam berikut :
1. Jelang dan sesudah Sholat Subuh jam 04.00 – 05.30 WIB.
2. Jelang dan sesudah Sholat Dhuhur jam 11.00 – 13.30 WIB.
3. Jelang dan sesudah Sholat Ashar jam 14.30 – 16.00 WIB.
4. Jelang dan sesudah Sholat Maghrib dan Isya’ jam 17.30 – 20.00 WIB.

“Selain itu kami juga menutup kegiatan lainnya seperti kunjungan ke Menara pandang Al Husna dan Museum Perkembangan Islam,” katanya.
Dia menambahkan, beberapa kegiatan pernikahan yang direncanakan dilaksanakan di MAJT juga dibatalkan. “Kami harap masyarakat dan jamaah dapat memaklumi kebijakan tersebut demi mengurangi penyebaran dari Covid – 19 dan pandemi ini segera berakhir,” pintanya.(*)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

About Author

MAJT TV

Televisi Masjid Agung Jawa Tengah

Leave a Reply

Kategori

Testimonials

Kembalinya banda wakaf Masjid Besar Kauman Semarang menjadi momentum sejarah yang penting bagi masyarakat muslim Semarang. Momentum kembalinya banda wakaf tersebut menjadi titik klimaks perjuangan masyarakat muslim semarang dalam menyelesaikan masalah yang sebenarnya telah muncul sejak tahun 1980.Kembalinya banda wakaf Masjid Besar Kauman Semarang tersebut inilah yang menjadi latar belakang sejarah pendirian Masjid Agung Jawa Tengah.
DPP MAJTSAMBIREJO

Radio DAIS

041387
Users Today : 21
Users Yesterday : 30
This Month : 262
This Year : 7523
Total Users : 31387
Views Today : 51
Total views : 78276
Who's Online : 1
Your IP Address : 157.90.181.146
Server Time : 2021-06-17
0 0