LAZISMA MAJT Bantu Tiga Desa Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Demak 

  • 0

LAZISMA MAJT Bantu Tiga Desa Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Demak 

DEMAK – Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Masjid Agung Jawa Tengah (LAZISMA) menyerahkan bantuan sembako untuk tiga Desa terdampak Banjir di Kabupaten Demak. Ketiga Desa itu diantaranya; Desa Sumberejo dan Kembangan Kecamatan Bonang serta Desa Ploso Kecamatan Karangtengah. Penyerahan bantuan diserahkan oleh Ketua LAZISMA, Dr. H. Wahab Zaenuri, MM bersama Wakil Ketua Abdul Jalil, Bendahara Sri Puah, koordinator pendistribusian Ahsan Fauzi dan beberapa pengurus LAZISMA lainya serta dibantu para volunteer (Relawan) dari para mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Demak (IMADE) dari berbagai kampus di Kota Semarang. Bantuan diterima oleh perwakilan perangkat Desa ketiga Desa tersebut di aula Desa Kembangan, Minggu (10/1) petang.

Ketua LAZISMA, Wahab Zaenuri menuturkan bantuan yang diserahkan pihaknya merupakan zakat atau sedekah para dari Muzakki (Orang yang mengeluarkan zakat) baik berasal dari pengurus LAZISMA sendiri maupun dari masyarakat umum. Dana yang terkumpul tersebut lalu dibelanjakan sembako dan didistribusikan kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Demak. “Selama sepekan lebih ini, pasca tragedi tanggul jebol atau banjir melanda Demak. Kami (LAZISMA, red) buka donasi. Kita masih terus membuka donasi untuk bantuan-bantuan berikutnya, silahkan masyarakat bisa ikut berbagi menitipkan sebagian hartanya lewat LAZISMA,” ucap Wahab disela bhakti sosial pendistribusian sembako.

Perwakilan Dari Desa Terdampak Banjir, Memberikan sambutan dalam acara LAZISMAJT Peduli Bencana (Foto : Arief Baladewa)

Dosen UIN Walisongo Semarang itu berharap bantu tersebut bisa sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir. Menurutnya, kedepan tidak hanya bantuan konsumtif saja, namun jika memungkinkan dan masyarakat menghendaki ada bantuan ekonomi produktif untuk masyarakat berupa bantuan permodalan (Modal usaha), pelatihan dan pembinaan. “Kita bantu mereka, dengan harapan kedepan bisa berdaya dan maju serta kuat secara ekonomi dari yang awalnya mustahik (Penerima zakat) kedepan bisa menjadi muzakki,” harapnya

Koordinator pendistribusian LAZISMA, Ahsan Fauzi menambahkan, sebelum menyerahkan bantuan ini, LAZISMA telah menerjukan personil untuk melakukan survei lapangan terlebih dahulu sehingga mengetahui betul kondisi lapangan dan mengetahui apa-apa yang dibutuhkan warga terdampak banjir sehingga bantuan bisa tepat sasaran dan tepat guna. “Pada kesempatan kali ini, kami membawa beras 15 zak, mie 55 dus dan air mineral 30 dus. Memang tidak banyak yang kita bawa, mudah-mudahan sedikit yang kita serahkan ini bermanfaat dan berarti untuk mereka,” ucapnya.

Foto Bersama Dengan Para Relawan, Tim LAZIMAJT, dan Perwakilan Desa usai Memberikan Bantuan 3 Desa Terdampak Banjir di Demak LAZISMAJT (Foto : Arief Baladewa)

Sementara itu, perwakilan penerima, Masrokan, Kaur Kesra Desa Sumberejo mengaku sangat senang atas perhatian dan bantuan dari LAZISMA. “Kami mewakili warga mengucapkan terimakasih atas bantuan dari LAZISMA Masjid Agung Jawa Tengah. Bantuan ini akan kami kelola dan distribusikan kepada warga secara adil dan merata, semoga benar-benar bermanfaat dan membawa berkah,” urainya

Masrokan menambahkan setelah musibah banjir melanda Desanya, areal sawah warga terendam, tanaman mati semua dan terancam gagal panen. Selain itu, karena air juga masuk ke rumah-rumah, warga kesulitan memasak. “Memang bantuan yang sangat kita harapkan bantuan makanan pokok (Sembako), semakin kesini, kita juga membutuhkan bantuan obat-obatan serta popok (Perlengkapan) balita,” tutupnya. (Humas).

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

About Author

MAJT TV

Televisi Masjid Agung Jawa Tengah

Leave a Reply

Kategori

Testimonials

Kembalinya banda wakaf Masjid Besar Kauman Semarang menjadi momentum sejarah yang penting bagi masyarakat muslim Semarang. Momentum kembalinya banda wakaf tersebut menjadi titik klimaks perjuangan masyarakat muslim semarang dalam menyelesaikan masalah yang sebenarnya telah muncul sejak tahun 1980.Kembalinya banda wakaf Masjid Besar Kauman Semarang tersebut inilah yang menjadi latar belakang sejarah pendirian Masjid Agung Jawa Tengah.
DPP MAJTSAMBIREJO

Radio DAIS

041995
Users Today : 20
Users Yesterday : 8
This Month : 378
This Year : 8131
Total Users : 31995
Views Today : 40
Total views : 79364
Who's Online : 2
Your IP Address : 54.36.148.139
Server Time : 2021-07-25
0 0