MAJT Dapat Bantuan Kitab Kitab Syafiiyah dari Duta Besar Arab

  • 0
masjid-agung-jawa-tengah-semarang

MAJT Dapat Bantuan Kitab Kitab Syafiiyah dari Duta Besar Arab

Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) mendapat paket bantuan sejumlah kitab-kitab syafiiyah dari Kerajaan Arab Saudi. Paket bantuan tersebut tiba di MAJT pada Rabu (19/12) petang.

Ketua Dewan Pelaksana Pengelola (DPP) MAJT, Prof KH Noor Achmad menjelaskan, sedang menjajaki sejumlah kerja sama yang dilakukan MAJT dengan beberapa negara timur tengah khususnya kerajaan Arab Saudi. Kerja sama ini dilakukan untuk bidang dakwah, pendidikan, serta pengembangan dan penguatan masjid.

“Salah satu hasilnya, Duta Besar Arab Saudi mengirimkan paket bantuan Kitab-kitab Arab Syafiiyah kepada MAJT. Paketan tersebut sekarang sudah sampai di MAJT hari ini,” kata Prof Noor Achmad.

Tak hanya itu, Kiai Noor Achmad melanjutkan, selain MAJT, Kedutaan Besar Arab Saudi juga memberikan paket bantuan kepada beberapa lembaga pendidikan dan pondok pesantren di Jawa Tengah. Di antaranya, UIN Walisongo Semarang, Pondok Pesantren Universitas Sains Alquran, Kabupaten Wonosobo, Program Pascasarjana Universitas Wahid Hasyim Semarang, Universitas Sultan Agung Semarang, IAIN Salatiga, Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Al Hikmah, Penggaron Semarang, Ponpes As Syamsuriyah – Brebes, Majelis Taklim Az Zuhdi – Demak, Ponpes As Syatibi dan Ponpes Nurul Islam – Salatiga dan sejumlah lembaga lainnya. Bantuan tersebut berupa Paket Kitab –kitab Arab Syafiiyah dari kantor Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta.

“Kami juga mengundang Dubes Arab untuk datang ke MAJT. Mereka berjanji akan menentukan waktu untuk memenuhi undangan tersebut,” imbuhnya.

Kiai Noor Achmad juga menyampaikan, ke depan masih banyak kerja sama yang akan dilakukan antara MAJT dengan Kedubes Arab Saudi seperti, bidang pendidikan dan pengembangan masjid .

“Yang kami inginkan kerja sama tanpa pengaruh keagamaan berpaham Wahabi. Dubes Arab Saudi sudah mulai mewujudkannya dengan mengirim kitab-kitab sunny terutama kitab-kitab Imam Syafii,” imbuhnya.

Pengurus MAJT Bidang Humas dan Kerjasama telah membentuk Tim khusus untuk melakukan inisiasi peluang kerjasama dengan berbagai negara yang akan mewujudkan visi MAJT untuk mendakwahkan Islam Rahmatan Lil Alammin yang washatiyyah dan moderat. Kerjasama – kerjasama MAJT yang sudah berjalan hingga saat ini seperti Republik Rakyat China dan Amerika Serikat diharapkan dapat memperlihatkan wajah Islam sehingga dapat memberikan pencerahan baru atas stigma bahwa islam adalah agama yang penuh dengan kekerasan dan kaku dalam menilai suatu masalah.WhatsApp Image 2018-12-19 at 20.36.46


Leave a Reply

Categories

Testimonials

MAJT
Kembalinya banda wakaf Masjid Besar Kauman Semarang menjadi momentum sejarah yang penting bagi masyarakat muslim Semarang. Momentum kembalinya banda wakaf tersebut menjadi titik klimaks perjuangan masyarakat muslim semarang dalam menyelesaikan masalah yang sebenarnya telah muncul sejak tahun 1980.Kembalinya banda wakaf Masjid Besar Kauman Semarang tersebut inilah yang menjadi latar belakang sejarah pendirian Masjid Agung Jawa Tengah.
DPP MAJTSAMBIREJO

Radio DAIS

0 0 0