Pahit manisnya hidup sebagai muallaf di Amerika Imam Shamsi Ali

  • 0
WhatsApp Image 2018-07-20 at 07.13.04(1)

Pahit manisnya hidup sebagai muallaf di Amerika Imam Shamsi Ali

Pahit manisnya hidup sebagai muallaf di Amerika
Imam Shamsi Ali

Hidup sebagai muallaf di Amerika penuh dengan lika liku dan manis pahit. Ada Liz yang diusir dari rumahnya. Ada pula Liana yang diusir dari rumah dan anak-anaknya.

Tapi ada juga seorang mahasiswi justeru diantar oleh ayahnya untuk berikrar syahadah,menerima Islam sebagai jalan hidunya yang baru.

Tapi Matt dan keluarganya yang baru masuk Islam beberapa tahun lalu kini berada pada jalan ujiannya. Dia penghuni kota Moodus, kota di mana pesantren Nusantara dibangun.

Sejak isterinya ikut masuk Islam hidupnya diisolasi oleh keluarganya. Bahkan tetangga-tetangganya kerap menfitnahnya hingga harus berhubungan dengan pihak keamanan atau polisi.

Matt dan keluarganya kini adalah bagian dari komunitas Pesantren. Apapun yang terjadi adalah tanggung jawab komunitas Muslim untuk mengayominya.

Dan menemukan Matt dan keluarganya di kota kecil Moodus ini bagaikan menemukan mutiara yang mahal. Di kota yang hampir semua penduduknya adalah non Muslim dan berkulit putih.

Matt sekeluarga adalah tunas untuk terbangunnya komunitas dan peradaban Muslim di kota Moodus dan Amerika. Insya Allah.

Selengkapnya baca di: https://nusantaraboardingschool.com/index.php/imam-shamsi-ali-blog


Leave a Reply

Testimonials

MAJT
Kembalinya banda wakaf Masjid Besar Kauman Semarang menjadi momentum sejarah yang penting bagi masyarakat muslim Semarang. Momentum kembalinya banda wakaf tersebut menjadi titik klimaks perjuangan masyarakat muslim semarang dalam menyelesaikan masalah yang sebenarnya telah muncul sejak tahun 1980.Kembalinya banda wakaf Masjid Besar Kauman Semarang tersebut inilah yang menjadi latar belakang sejarah pendirian Masjid Agung Jawa Tengah.
DPP MAJTSAMBIREJO

Radio DAIS

Categories

0 0 0