Tasyakuran Renovasi Payung

  • 0
10

Tasyakuran Renovasi Payung

Enam payung raksasa dibuka untuk tasyakuran atas selesainya renovasi (perbaikan). Tasyakuran ini dihadiri sekretaris DPP MAJT H Muhyidin, Wakil Sekretaris II H Istajib, Ketua Bidang Ketakmiran H Ahyani, Kepala Sekretariat MAJT Fatquri Busaeri, Pemimpin Redaksi suaramerdeka.com Setiawan Hendra Kelana, Koordinator Liputan Suara Merdeka Hasan Fikri, Kepala Birokota Semarang F Zulkarnain M, serta karyawan sekretariat MAJT.
Sebelum pemotongan tumpeng oleh Noor Ahmad yang diberikan kepada Gunawan Permadi, imam besar MAJT KH Muhaimin Alhafidz memimpin doa.
Noor Ahmad yang juga Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI itu juga menjelaskan, MAJT baru saja menyelesaikan perbaikan payung raksasa yang menghabiskan dana hingga Rp 1,8 miliar meliputi penggantian membran dan rangka.
Selain itu, juga perbaikan lampu yang menghabiskan dana hingga Rp 422 juta, pengecatan ruang utama shalat Rp 220 juta, perbaikan toko di Blok Asenilai Rp 260 juta. ‘’Sekarang ini sedang proses pembuatan replika kakbah untuk manasik haji dan pavingisasi di Jalan Jolotundo.
Nilai totalnya sekitar Rp 3,5 miliar. Ini semua dari hasil kotak amal, infak dan sedekah masyarakat, penyewaan gedung, parkir dan penyewaan kios. Uang infaq yang dipeoleh tidak hanya jamaah dalam negeri saja bahkan jamaah maupun pengunjung dari luar negeri juga memberikan infaq ke dalam kotak infaq yang tersedia, ini menandakan bahwa Majt sudah menjadi salah satu destinasi internasional. Ketika pengelolaannya profesional, Alhamdulillah, hasilnya cukup bagus,’’ tegas Noor Ahmad.
Di bawah enam payung raksasa yang sengaja dibuka untuk tasyakuran selesainya perbaikan /renovasi, nampak hadir sekretaris DPP MAJT H Muhyidin, Wakil Sekretaris II H Istajib, Ketua Bidang Ketakmiran H Ahyani, Kepala Sekretariat MAJT Fatquri Busaeri, Pemimpin Redaksi suaramerdeka.com Setiawan Hendra Kelana, Koordinator Liputan Suara Merdeka Hasan Fikri, Kepala Birokota Semarang F Zulkarnain M, serta karyawan sekretariat MAJT. Sebelum pemotongan tumpeng oleh Noor Ahmad yang diberikan kepada Gunawan Permadi, imam besar MAJT KH Muhaimin Alhafidz memimpin doa.(H84-59)


Leave a Reply

Testimonials

bp-majtgmail-com.jpeg
Kembalinya banda wakaf Masjid Besar Kauman Semarang menjadi momentum sejarah yang penting bagi masyarakat muslim Semarang. Momentum kembalinya banda wakaf tersebut menjadi titik klimaks perjuangan masyarakat muslim semarang dalam menyelesaikan masalah yang sebenarnya telah muncul sejak tahun 1980.Kembalinya banda wakaf Masjid Besar Kauman Semarang tersebut inilah yang menjadi latar belakang sejarah pendirian Masjid Agung Jawa Tengah.
DPP MAJTSAMBIREJO

Radio DAIS

Categories

0 0 0