Sinergi Demi Kemajuan dan Pengembangan MAJT

  • 0
MOU

Sinergi Demi Kemajuan dan Pengembangan MAJT

Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) sudah dicanangkan untuk menggelorakan Islam rahmatan lil alamin, Islam nusantara, sebagai pusat religi, pusat ekonomi/bisnis syariah masyarakat Islam sekaligus pendidikan.

Sejak berdiri tahun 2004, oleh para pendiri, kawasan di sekitar MAJT diusulkan menjadi Kauman baru atau menjadi The Little Mecca. Pemikiran yang diharapkan segera menjadi kenyataan itu akan membuat lingkungan lebih semarak seperti di Makkah maupun Madinah.

Ketua Dewan Pelaksana Pengelola (DPP) MAJT, Prof Dr H Noor Ahmad MA mengatakan, rencana pelebaran kawasan termasuk infrastruktur seperti pelebaran jalan, toko pernak-pernik seperti di Saudi Arabia, akan didirikannya rumah sakit, merupakan upaya mengelola tanah wakaf banda Masjid Agung Semarang atau Masjid Kauman sebagai ”proyek Lillahi Taala”.

Untuk mewujudkan rencana tersebut, MAJT melakukan sinergi dengan berbagai pihak , salah satunya dengan Suara Merdeka. MAJT bekerjasama dengan Suara Merdeka berkomitmen memajukan kawasan MAJT. ‘’Komitmen bersinergi dengan Suara Merdeka ini penting untuk mengembangkan dan mengelola tanah wakaf utamanya MAJT ini. Dengan publikasi di media, masyarakat pun akan melihat sejauh mana perkembangan MAJT. Sehingga, sedekah, infak yang diberikan membuat makin meningkatkan kepercayaan,’’katanya, Senin (6/11) siang.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Suara Merdeka, Gunawan Permadi mengatakan, komitmen untuk bersinergi dengan MAJT dilakukan untuk mempererat hubungan Suara Merdeka sebagai perekat komunitas Jawa Tengah dan MAJT sebagai masjidnya Jawa Tengah.

Komitmen sinergi pengembangan kawasan sekitar MAJT ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding antara MAJT dengan Suara Merdeka oleh Prof Dr H Noor Ahmad MA dan Gunawan Permadi. Bahkan tidak hanya Suara Merdeka, tetapi ada Wawasan, Cempaka, suaramerdeka.com yang akan bersama-sama mendukung kemajuan permasjidan, khususnya MAJT sebagai little mecca, atau yang akan disebut dengan Kauman Baru.

Gunawan Permadi juga menyinggung, pihaknya juga telah berbincang dengan Wali Kota Hendrar Prihadi terkait sinergi untuk mengembangkan MAJT, dan mendapat sambutan baik. Wali kota pun berharap ada pertemuan stake holder, seperti Suara Merdeka, MAJT, pengusaha, dan tokoh masyarakat untuk membuat rumusan bersama MAJT ke depan. “Suara Merdeka akan all out untuk MAJT ke depan agar sinerginya makin erat,” tandasnya.

 


Leave a Reply

Testimonials

bp-majtgmail-com.jpeg
Kembalinya banda wakaf Masjid Besar Kauman Semarang menjadi momentum sejarah yang penting bagi masyarakat muslim Semarang. Momentum kembalinya banda wakaf tersebut menjadi titik klimaks perjuangan masyarakat muslim semarang dalam menyelesaikan masalah yang sebenarnya telah muncul sejak tahun 1980.Kembalinya banda wakaf Masjid Besar Kauman Semarang tersebut inilah yang menjadi latar belakang sejarah pendirian Masjid Agung Jawa Tengah.
DPP MAJTSAMBIREJO

Radio DAIS

Categories

0 0 0